Selasa, 23 Desember 2014

Macam-macam Batik Indonesia


Batik Indonesia..Yups..satu-satunya negara yang punya motif batik yaitu indonesia. Beragam motif yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia contoh batik megamendung dari cirebon merupakan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Selain itu, batik dilihat dari pembuatan, terdiri dari batik printing, batik cap dan batik tulis.
1. Batik Printing
Batik ini pada proses pembuatannya melalui proses sablon. Sablon tersebut dengan menggunakan plangkan yang sebelumnya sudah si afdruk dengan motif yang ini di sablonkan ke kain. Batik sablon biasanya lebih dikenal sebagai kain bermotif batik. Proses cetak yang cepat membuat batik printing dapat diproduksi dalam jumlah banyak sekaligus. Sehingga tidak terlalu unik, karena kembar buanyakkk. Pada batik Printing Warna tidak meresap ke seluruh kain batik, hanya di bagian permukaannya saja sehingga bagian belakang kain berwarna agak putih. Dari segi harga, harganya bisa jauh lebih murah. Saat ini batik printing lebih populer dibanding batik lainnya. Hal ini disebabkan karena motif batik printing lebih beragam dan harganya juga relatif lebih murah dibanding dengan batik lainnya.

2. Batik Tulis

Setiap proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual menggunakan tangan. Harganya lebih mahal karena proses pembuatannya lebih susah dan rumit. Untuk lebih tahu tentang batik tulis, ini dia kami berikan keterangannya..
a. Pola digambar di atas selembar mori putih menggunakan pinsil. Oleh sebab itu, pengulangan ragam hias tidak akan menghasilkan gambar yang sama persis. Garis pada motif pun lebih ramping.
b. Penutupan pola yang hendak dihalangi warnanya dengan malam menggunakan alat bernama canting.
c. Warna dasar kain biasanya lebih muda dari warna goresan pada motif.
d. Pada batik tulis yang sangat halus, warna dan motif tembus pada kain, hingga terlihat bolak-balik.
Waktu pengerjaan memakan waktu bulanan. Umumnya dua sampai enam bulan.

2. Batik Cap

Seperti halnya batik tulis, pengerjaan batik cap juga menggunakan tangan. Tapi, alat yang digunakan dalam proses perintangan warna berbeda, sehingga pengerjaannya pun jauh lebih cepat.
- Pola dicetak menggunakan alat dari lempengan tembaga berbentuk ragam hias. Alat ini dinamakan canting cap. Selain dari tembaga, canting cap juga ada yang terbuat dari kayu, campuran besi dan tembaga.
- Terdapat pengulangan ragam hias. Garis-garis pada motif pun lebih lebar daripada garis pada batik tulis.
- Permukaan kain lebih mengkilat. Warna dan motif tak tembus. Bagian belakang kain lebih pudar.
- Warna dasar kain lebih tua dari warna motif, karena pada batik cap, bagian dasar motif mengalami proses penutupan malam.
- Proses pembuatan batik cap biasanya hanya memakan waktu dua sampai tiga hari saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar