Minggu, 28 Desember 2014

Baju Batik Bill Gates Si Pencipta Microsoft

Menurut sumber http://inet.detik.com , si bos Microsoft Bill Gates mengenakan baju batik warna keemasan di acara Presidential Lecture. Si bos sofware terlaris ini tidak terencana memakai batik, alias dadakan. Tapi tetep menawan lho... Yuks kita ikuti kisahnya dibawah ini..
Bill Gates menjadi pusat perhatian banyak orang ketika memberi kuliah umum di hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (9/5/2008). Bill Gates membawakan presentasi mengenai 'Second Digital Decade'.

Bisa jadi acara ini diikuti oleh jutaan orang. Sebab, selain ribuan orang yang memadati JCC, jutaan orang bisa menyaksikannya lewat televisi. Sejumlah media elektronik pun berlomba-lomba memberitakan Bill Gates. Tepukan tangan berkali-kali dalam acara yang juga dihadiri Presiden SBY itu.

Di luar isi presentasi yang serius-serius, ada hal menarik yang membuat orang terpesona melihat Bill Gates: baju batik yang dikenakannya. Gara-gara baju batik Bill Gates ini, Presiden SBY pun mengganti kostumnya, dari jas lengkap berdasi, menjadi baju batik lengan panjang warna ungu-merah-keemasan.

Wajar bila Presiden SBY juga ikut ganti baju. Sebab, berdasarkan penelusuran detikcom, dalam acara ini, seharusnya Bill Gates memang mengenakan pakaian resmi: jas dan berdasi. Tapi, perubahan begitu cepat terjadi.

Ternyata ada tawaran lain yang membuat Bill Gates tertarik mengubah kostumnya dan memilih mengenakan baju batik. Adalah Rachmat Gobel, bos Panasonic, yang mempunyai inisiatif menawarkan baju batik kepada Bill Gates. Selain produk asli Indonesia, baju batik juga sudah dikenal sebagai baju yang pro lingkungan.

Karena Bill Gates menerima tawaran itu, Rachmat pun menghubungi desainer batik kondang, Iwan Tirta. Tanpa basa-basi, Iwan Tirta yang sudah kesohor itu pun memilihkan baju batik untuk Bill Gates. Baju batik warna keemasan dengan motif 'pisang bali manggar' dirasa sangat cocok untuk Gates. Motif ini merupakan motif yang sering dipakai oleh para anggota kerajaan Mangkunegaran Solo.

Oleh Iwan Tirta, baju batik itu lantas diberikan kepada Rachmat Gobel untuk selanjutnya diserahkan kepada Bill Gates. Dan ternyata, Bill Gates benar-benar mengenakannya. Bill Gates pun semakin memesona banyak orang. Padahal, banyak pejabat dan politisi yang hadir mengenakan pakaian jas.
(asy/amz)
Jelas dari cerita di atas, Bill Gates mengenakan baju batik, lalu batik apa seperti apa yang ia kenakan? Yang ia kenakan tentunya batik tulis yang pasti eksotis. Dan tentunya bukan perwatan yang super mewah tuk merawat batik tersebut, cukup dengan tips perawatan batik yang kami berikan.

Jumat, 26 Desember 2014

12 Tips Perawatan Batik

Batik Indonesia sudah banyak dipakai oleh banyak orang. Akan tetapi, ada sebagian orang yang belum tahu cara perawatan kain yang bermotif batik ini.agar warnanya pada motifnya tetap awet. Apabila perwatan yang tidak sesuai, maka batik apapun dalam macam-macam batik tetap saja akan memudar. Berikut ini kami berikan 12 tips alternatif merawat batik kesayangan.

1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang banyak dijual di pasaran.

2. Atau, cuci kain batik dengan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan shampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik.

3. Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.

4. Saat mencuci batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.

5. Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.

6. Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.

7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

8. Jika sudah dijemur, hindari menyetrika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.

9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.

10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.

11. Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.

12. Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering. 

Nah begitulah 12 tips dari kami mengenai perawatan batik. Perawatan ini berlaku untuk umum, batik tulis, batik cap dan batik printing.
sumber http://nasional.kompas.com

Kamis, 25 Desember 2014

Budaya Membatik

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik juga merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB. Yuks pakai batik...Kalo bukan kita,siapa lagi yang pake warisan nenek kita sendiri?Walaupun itu bukan nenek sedarah kita,tapi itu adalah saudara nenek dari temennya temen nenek yang sepupunya temen dari temennya nenek kita,patut untuk dipakai...

Selasa, 23 Desember 2014

Macam-macam Batik Indonesia


Batik Indonesia..Yups..satu-satunya negara yang punya motif batik yaitu indonesia. Beragam motif yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia contoh batik megamendung dari cirebon merupakan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Selain itu, batik dilihat dari pembuatan, terdiri dari batik printing, batik cap dan batik tulis.
1. Batik Printing
Batik ini pada proses pembuatannya melalui proses sablon. Sablon tersebut dengan menggunakan plangkan yang sebelumnya sudah si afdruk dengan motif yang ini di sablonkan ke kain. Batik sablon biasanya lebih dikenal sebagai kain bermotif batik. Proses cetak yang cepat membuat batik printing dapat diproduksi dalam jumlah banyak sekaligus. Sehingga tidak terlalu unik, karena kembar buanyakkk. Pada batik Printing Warna tidak meresap ke seluruh kain batik, hanya di bagian permukaannya saja sehingga bagian belakang kain berwarna agak putih. Dari segi harga, harganya bisa jauh lebih murah. Saat ini batik printing lebih populer dibanding batik lainnya. Hal ini disebabkan karena motif batik printing lebih beragam dan harganya juga relatif lebih murah dibanding dengan batik lainnya.

2. Batik Tulis

Setiap proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual menggunakan tangan. Harganya lebih mahal karena proses pembuatannya lebih susah dan rumit. Untuk lebih tahu tentang batik tulis, ini dia kami berikan keterangannya..
a. Pola digambar di atas selembar mori putih menggunakan pinsil. Oleh sebab itu, pengulangan ragam hias tidak akan menghasilkan gambar yang sama persis. Garis pada motif pun lebih ramping.
b. Penutupan pola yang hendak dihalangi warnanya dengan malam menggunakan alat bernama canting.
c. Warna dasar kain biasanya lebih muda dari warna goresan pada motif.
d. Pada batik tulis yang sangat halus, warna dan motif tembus pada kain, hingga terlihat bolak-balik.
Waktu pengerjaan memakan waktu bulanan. Umumnya dua sampai enam bulan.

2. Batik Cap

Seperti halnya batik tulis, pengerjaan batik cap juga menggunakan tangan. Tapi, alat yang digunakan dalam proses perintangan warna berbeda, sehingga pengerjaannya pun jauh lebih cepat.
- Pola dicetak menggunakan alat dari lempengan tembaga berbentuk ragam hias. Alat ini dinamakan canting cap. Selain dari tembaga, canting cap juga ada yang terbuat dari kayu, campuran besi dan tembaga.
- Terdapat pengulangan ragam hias. Garis-garis pada motif pun lebih lebar daripada garis pada batik tulis.
- Permukaan kain lebih mengkilat. Warna dan motif tak tembus. Bagian belakang kain lebih pudar.
- Warna dasar kain lebih tua dari warna motif, karena pada batik cap, bagian dasar motif mengalami proses penutupan malam.
- Proses pembuatan batik cap biasanya hanya memakan waktu dua sampai tiga hari saja.